banner 728x250
Berita

Jalan Penghubung di Desa Semoyang Rusak Parah, Warga Kesulitan Untuk Beraktivitas

12
×

Jalan Penghubung di Desa Semoyang Rusak Parah, Warga Kesulitan Untuk Beraktivitas

Sebarkan artikel ini

Lombok Tengah, Voli.co.id – Warga Dusun Bagek Pengadang dan Dusun Bulang, Desa Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, keluhkan kondisi jalan penghubung antar dusun yang samapai saat ini tidak kunjung diperbaiki. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat mengalami kerusakan parah dan semakin sulit dilalui.

Menurut warga setempat, kerusakan jalan sudah terjadi sejak lama. Lubang besar menganga di banyak titik, terutama saat musim hujan. Genangan air yang menutupi permukaan jalan membuat kondisi jalan menyerupai “kolam ikan”, sehingga sangat membahayakan pengguna jalan, baik pengendara sepeda motor maupun pejalan kaki.

“Kondisi jalan ini sudah bertahun-tahun rusak. Setiap hujan turun, lubangnya tertutup air dan sulit dilewati. Anak-anak yang berangkat sekolah, petani yang mau ke sawah, semua kesulitan. Tapi sampai sekarang belum ada perhatian dari pemerintah desa,” ungkap salah seorang warga.

Jalan penghubung tersebut memiliki peran startegis bagi aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat. Selain menjadi akses menuju lahan pertanian, jalan ini juga dilalui warga untuk ke sekolah, pasar, serta fasilitas umum lainnya. Kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut ini dinilai sangat menghambat mobilitas dan berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Warga menilai Pemerintah Desa Semoyang kurang responsif terhadap keluhan yang telah berulang kali disampaikan. Masyarakat berharap agar pemerintah desa maupun pemerintah daerah segera turun tangan melakukan perbaikan, minimal penanganan darurat seperti penimbunan lubang dan perbaikan drainase.

“Kami tidak menuntut banyak, Kami hanya ingin jalan yang layak dilalui. Ini kebutuhan dasar masyarakat, bukan kemewahan,” tambah warga lainnya.

Melalui rilis ini, masyarakat Dusun Bulang mendesak Pemerintah Desa Semoyang serta instansi terkait di Kabupaten Lombok Tengah untuk segera mengambil tidakan yang nyata untuk memperbaiki jalan tersebut. Apabila terus dibiarkan, dikhawatirkan kerusakan akan semakin parah dan berdampak lebih luas terhadap kehidupan warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *